![]() |
| Ilustrasi. Update HyperOS 3 bikin HP Xiaomi bootloop, ini penyebab dan solusi daruratnya. (Dok. Ist) |
LAMONGANTERKINI.ID — Pembaruan HyperOS 3 terbaru dari Xiaomi menuai keluhan dari sebagian pengguna.
Sejumlah perangkat dilaporkan mengalami bootloop bahkan brick setelah melakukan update sistem operasi tersebut.
Masalah ini terutama menimpa HP Xiaomi impor yang menggunakan ROM global tidak resmi.
Laporan tersebut pertama kali mencuat setelah banyak pengguna mengeluhkan ponsel mereka terjebak di mode pemulihan (recovery) dan gagal masuk ke sistem utama usai pembaruan.
Penyebab HP Xiaomi Bootloop setelah Update HyperOS 3
Mengutip laporan Gizmochina, masalah ini umumnya terjadi pada smartphone Xiaomi yang berasal dari pasar China namun dijual secara tidak resmi dengan ROM global hasil konversi.
Dalam pembaruan HyperOS 3, Xiaomi diketahui menambahkan mekanisme pemeriksaan kunci wilayah (region lock check).
Sistem ini mencocokkan kesesuaian antara perangkat keras ponsel dan wilayah perangkat lunak yang digunakan.
Jika sistem mendeteksi ketidaksesuaian misalnya perangkat China menjalankan ROM global nonresmi maka OS akan gagal melakukan proses booting, sehingga ponsel masuk ke mode recovery atau mengalami bootloop terus-menerus.
Xiaomi sendiri menilai ROM hasil konversi sebagai instalasi perangkat lunak tidak sah, sehingga kondisi ini tidak dikategorikan sebagai bug resmi.
Cara mengatasi HP Xiaomi Bootloop akibat HyperOS 3
Meski terdengar serius, masih ada solusi darurat yang bisa dicoba pengguna untuk memulihkan perangkat.
1. Lakukan restart paksa berulang kali
Pengguna disarankan melakukan restart paksa sebanyak 10–15 kali berturut-turut. Metode ini bertujuan memicu sistem masuk ke mode pemulihan darurat.
Jika berhasil, perangkat akan otomatis rollback ke versi HyperOS sebelumnya yang masih kompatibel dengan ROM yang terpasang.
Setelah proses ini selesai, ponsel biasanya dapat menyala normal kembali.
2. Matikan pembaruan otomatis
Setelah perangkat kembali berfungsi dan menjalankan HyperOS 2.2, pengguna sangat disarankan untuk menonaktifkan pembaruan otomatis melalui menu Pengaturan.
Langkah ini penting untuk mencegah ponsel kembali mencoba menginstal HyperOS 3 yang berpotensi memicu bootloop ulang.
Pengguna perlu lebih waspada
Kasus ini menjadi pengingat bagi pengguna HP Xiaomi, khususnya perangkat impor, untuk lebih berhati-hati saat melakukan pembaruan sistem.
Menggunakan ROM tidak resmi memang memberi akses fitur global, namun juga membawa risiko kompatibilitas di masa depan.
Sebelum melakukan update besar seperti HyperOS 3, pengguna disarankan memastikan perangkat dan ROM yang digunakan resmi serta sesuai dengan wilayah perangkat agar terhindar dari masalah serius seperti bootloop atau brick.


