Gfz7GUM9Tpr6BUdoTSr6TUr8BY==

Ramainya Pendaftaran Jalur Zonasi SMPN: Hari Pertama Dibanjiri Pendaftar

Banyak orang tua memilih mendaftar PPDB jalur zonasi dengan langsung datang ke sekolah tujuan, karena khawatir salah menentukan titik koordinat. (Ist)

LAMONGAN, LamonganTerkini.id - Penerimaan peserta didik baru (PPDB) SMP Negeri (SMPN) melalui jalur zonasi mulai menarik minat banyak calon siswa pada hari pertama pendaftaran, kemarin (20/5).

Trafik pendaftaran cukup tinggi, terutama di sekolah-sekolah kota.

Ketua PPDB SMPN 2 Lamongan, Moch Nuruddin, mengungkapkan bahwa sejak pagi pendaftaran, baik secara online maupun offline, sangat ramai.

Banyak orang tua dan calon siswa mendatangi meja layanan PPDB untuk mendapatkan bantuan pendaftaran.

Hal ini terjadi karena masih ada yang belum sepenuhnya memahami prosedur pendaftaran online.

Selain itu, orang tua (ortu) khawatir membuat kesalahan dalam menentukan titik koordinat.

"Banyak pengalaman kesalahan menentukan titik koordinat yang akhirnya fatal, karena jarak antara rumah dan sekolah berubah, kadang lebih jauh," ujarnya.

Menurutnya, meskipun pendaftaran dilakukan secara online, pihak sekolah tetap menyediakan layanan offline untuk membantu.

Hasilnya, banyak yang memerlukan bantuan, terutama dalam menentukan titik koordinat.

Dari 155 pendaftar yang berhasil masuk, hampir 20 persen dibantu di sekolah.

Dia menambahkan, setiap calon peserta didik hanya diperbolehkan memilih dua sekolah, baik di dalam zona maupun di luar zona.

Pendaftaran jenjang SMP cenderung lebih mudah dan transparan dibandingkan dengan jenjang SMA.

Calon pendaftar diimbau untuk memperhatikan berkas yang dibutuhkan agar tidak salah unggah, tambahnya.

Kepala SMPN 2 Lamongan, Sujarno, menyatakan bahwa jumlah pendaftar pada hari pertama cukup banyak.

Dari 175 pagu yang tersedia, jumlah pendaftar pada hari pertama sudah mencapai 155. Data ini akan terus berubah karena pendaftaran masih berlangsung dua hari lagi.

"Pendaftar terdekat jaraknya 195 meter, tetapi untuk yang terjauh masih terus bergerak," imbuhnya.

Kepala SMPN 1 Lamongan, Yayuk Setia Rahayu, menambahkan bahwa pendaftar pada hari pertama di sekolahnya sudah melebihi pagu.

Jumlah pendaftar pada hari pertama mencapai 184 anak, sementara sisa pagu yang tersedia tidak sebanyak itu.

Dengan demikian, persaingan selama dua hari ke depan akan cukup ketat karena pendaftar akan bergeser secara otomatis.

"Pendaftar harus terus memantau pergeserannya untuk mengetahui posisi terakhir," pintanya.

Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Advertisement
pasang iklan media online nasional pewarta network
Tonton juga video berita Indonesia viral 2024 di bawah ini dari kanal YouTube resmi Pewarta.


Ketik kata kunci lalu Enter

close
pasang iklan media online nasional pewarta network